Membicarakan Orang Lain, Hukumnya Bagaimana?

"Yah, di kantor hari ini ngeselin banget. Masa coba, si itu, begitu, begini, begino".... "Eh, tahu gak, si itu kan begi...


"Yah, di kantor hari ini ngeselin banget. Masa coba, si itu, begitu, begini, begino"....
"Eh, tahu gak, si itu kan begitu tuh. Kemarin dia wa, katanya mau bla, bla, bla".....
"Sudah baca grup belum? Orang itu maunya apa sih? bikin bete saja".......
"Emak, kalau menghadapi bakulan yang menyebalkan bagaimana ya?" "Kalau saya sih, bla, bla, bla...." "Menurut pendapat saya, bla, bla, bla"....

Familiar dengan percakapan di atas? kalau buat emak-emak kadang mulut ini gatal ya untuk tidak berkomentar. Apalagi sekarang bukan hanya mulut yang berbicara, jempol pun juga dapat menuliskan kata-kata yang tidak hanya dikonsumsi oleh kelompok kecil, tetapi bahkan jika topiknya sedang "inn banget", dapat menjadi viral. Contoh, sebut saja, keluhan seseorang di sosial media tentang layanan sebuah institusi kesehatan, atau mungkin beberapa informasi lainnya. Atau kadang juga tanggapan terhadap status kontroversial di sosial media yang terus menerus dan tidak habis-habis. Membuat hidup kita tanpa sadar tidak lepas dari rumpi alias ghibah, alias mengomentari orang lain.

Masa ghibah sih? itu kan cuma berkomentar. Iya mom, komentar, yang kadang bisa sangat panjang... dan tidak jarang lepas kontext. Tidak jarang tulisan aslinya adalah "A", komentarnya bisa jadi "A plus" bahkan jadi "B". Bisa jadi kejadiannya adalah tidak disengaja, sampai di orang lain, ceritanya bisa jadi berubah. Waduh, jadi bagaimana dong? Stop sosial media, nanti kudet dong. Atau masa kita tidak bisa curhat? nanti uneg-uneg makin menggumpal dan jadi bikin hati makin kesal dan energi negatif, bahkan sakit kepala. Tipis memang perbedaan antara diskusi, curhat hingga rumpi atau ghibah. Pastinya kita harus tahu, batasan mana sesuatu masalah sudah menjadi ghibah.

Bergunjing menurut Al Quran 

Dalam beberapa tulisan yang saya baca, ternyata membicarakan orang lain dapat dibagi dalam 4 hukum :

Haram 

QS Al Hujurat: 12
ولا يغتب بعضكم بعضا أيحب أحدكم أن يأكل لحم أخيه ميتا فكرهتموه واتقوا الله إن الله تواب رحيم
Artinya: Dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Apakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allaah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.

Hukum asal gosip adalah haram. Gosip yang haram adalah ketika Anda membicarakan aib sesama muslim yang dirahasiakan. Baik aib itu terkait dengan bentuk fisik atau perilaku; terkait dengan agama atau duniawi.

Boleh 

- QS An Nisa 4: 148
لا يحب الله الجهر بالسوء من القول إلا من ظلم وكان الله سميعا عليما
Artinya: Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. 


Wajib

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali Imran: 104)
Ghibah atau membicarakan / menyebut aib orang lain adakalanya wajib. Hal itu terjadi dalam situasi di mana ia dapat menyelamatkan seseorang dari bencana atau potensi terjadinya sesuatu yang kurang baik. Misalnya, memberi informasi tentang calon pasangan yang akan menikah. Atau menghindarkan seseorang dari bekerja sama dengan orang yang memiliki niat tidak baik. Apa yang disampaikan akan menolong seseorang dari terkena musibah. 

Tulis status, comment and share
Lalu bagaimana dengan yang sering tanpa sengaja kita lakukan saat ini? Membuat status yang tanpa sadar membicarakan orang lain, comment status teman atau malah membagi info yang kita sendiri tidak tahu kebenarannya. Saya pribadi sih tidak berani berkomentar, hanya saja, sebisa mungkin saya sudah sangat mengurangi hal tadi. Sosial media adalah area privat yang publik. Akunnya milik kita, tapi saat kita mengklik sent dan dibaca orang lain, maka  sudah mulai menjadi ranah publik. Apa yang terjadi sekarang sudah sangat tipis antara curhat, sharing hingga bergunjing atau ghibah. Bisa jadi awalnya tulis status, tetapi setelah ada komentar dari teman, jadilah ghibah berjamaah. 

"Ah Ceu Meta, seperti yang tidak pernah saja", nah itu dia. Justru karena saya sekarang khawatir, jangan-jangan selama ini saya sering rumpiin orang lain. Tanpa sadar loh ya. Karena kalau sadar, insya allah berhenti. Urusan mulut ini memang kadang susah di rem. Apalagi sekarang ini kecepatan jari melebihi kecepatan mulut. Kalau bicara harus ada lawannya, kalau bicara sendiri, kan bikin takut orang lain. Tapi, kalau jempol, kita bisa lakukan kapan saja dan dimana saja, selama ada sinyal internet yang terhubung ke telpon kita, non stop, 24 jam, 7 hari, 4 minggu, 12 bulan. Bayangkan, berapa banyak status dan comment yang kita tulis, sst,,, jangan bilang-bilang ya. Tidak usah baper, ini tulisan bukan buat orang lain, tapi juga buat diri saya sendiri. Setidaknya saya dapat 2 pahala, 1. Mengurangi frekwensi rumpi, karena sudah lebih tahu hukumnya, 2. Menghindari orang lain untuk rumpi. 

Plis, jangan baper, apalagi berhenti mampir di blog saya. Tulisan ini hasil obrolan dengan suami beberapa hari ini, entah kenapa, kok kami mendadak berfikir tentang perilaku kami yang kadang suka susah tidak kasih komentar. Kami sedang coba untuk stop comment yang tidak perlu, stop stalking, fokus berkarya positif. Seperti salah satu iklan TV yang sedang in saat ini. Stop buang-buang waktu, mulailah isi waktu untuk hal positif.

#Ghibah #Stalking #Rumpi #NgomonginOrang #StopBuangBuangWaktu

Sumber :
abuqassan.blogspot.com
muslim.or.id
voa-islam.com

COMMENTS


Maintenance by Hakimtea
Nama

4 manfaat membeli oleh-oleh saat mudik 5 Tips Kendalikan Bobot Badan Amazing Purwakarta Batik Lasem Bebiluck Berkebun Bihun bikini blog competition Catatan Kecil Cerita Lebaran Asyik Dakwah Entrepeneurship entrepreneurship Event blogger EventBlogger Fiksi Garih Batanak Gili Trawangan Giveaway Vivera Siregar Hotel di Sukabumi IOT Juli Ngeblog Kabupaten Balangan kelas inspirasi 5 Bandung Ketupat Kandangan koperasi era modern Kuliner live with Xl makanan halal manfaat buah Menu Sehat Mochi Sukabumi Mudik Lebaran 2016 Night at Musium Pegadaian Emas pengurusan ijin PIRT perencanaan keuangan Petualangan Cahya Rekening Online Bank SInarmas Resep Resep Churros Review Hotel Review Produk Roadblog 2016 Seputar Bisnis Seputar Blog Seputar Hidroponik Siomay Bandung Sirsak sun Life financial tax amnesty Teknologi Pertanian Tips Liburan Tips Mudik Anti Macet Travelling Traveloka warung sayur pintar Weekend Seru Wisata Murah Saat Lebaran
false
ltr
item
Kebun Ceu Meta: Membicarakan Orang Lain, Hukumnya Bagaimana?
Membicarakan Orang Lain, Hukumnya Bagaimana?
https://2.bp.blogspot.com/-uSzhFT4UWZc/We8S90KonBI/AAAAAAAADy0/aN3ZJgbQIRMu-aX0F28ewWUnAO6OvRNRQCLcBGAs/s640/foto%2Bartikel%2Bghibah1.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-uSzhFT4UWZc/We8S90KonBI/AAAAAAAADy0/aN3ZJgbQIRMu-aX0F28ewWUnAO6OvRNRQCLcBGAs/s72-c/foto%2Bartikel%2Bghibah1.jpg
Kebun Ceu Meta
http://www.ceumeta.com/2017/10/membicarakan-orang-lain-hukumnya.html
http://www.ceumeta.com/
http://www.ceumeta.com/
http://www.ceumeta.com/2017/10/membicarakan-orang-lain-hukumnya.html
true
2985580080768164105
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy