Punya usaha? Masuk sektor industri kreatif? Butuh pembiayaan tapi ingin yang syariah? Alhamdulillah Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bisa...
Punya usaha? Masuk sektor industri kreatif? Butuh pembiayaan tapi ingin yang syariah? Alhamdulillah Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bisa menjembatani. Saat ini kecenderungan pelaku usaha untuk menggunakan platform syariah terus meningkat. Lihat saja semakin banyaknya komunitas bisnis berbasis syariah, sebut saja komunitas anti riba, komunitas sedekah, dan lain sebagainya. Semakin meningkatnya usaha kita, kebutuhan pembiayaan pun meningkat, dan bagi umat islam, pembiayan syariah dapat menjadi alternatif pembiayaan tanpa khawatir terkena riba.
Selintas Tentang Ekonomi Kreatif
Pemerintah Indonesia pada tahun 2009 mengeluarkan perpres tentang ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor unggulan. Yang dimaksud ekonomi.kreatif adalah sektor ekonomi yang memiliki keunggulan komparatif dalam hal kreatifitas. Pada sektor ini bukan produk dijual karena nilai kreativitasnya bukan dari unsur pembentuknya. Saat ini Bekraf menetapkan 16 sub sektor yang masuk kategori ekonomi kreatif : 1. aplikasi dan pengembangan game, 2. arsitektur dan desain interior, 3. desain komunikasi visual, 4.'desain produk, 5. fesyen, 6. film, 7.animasi video, 8.fotografi, 9.kriya (kerajinan tangan), 10. kuliner, 11.musik, 12. penerbitan, 13.periklanan, 14. seni pertunjukan, 15.seni rupa, 16.'televisi dan radio.
Seringkali usaha yang masuk kategori ekonomi kreatif memiliki kesulitan pembiayaan, karena bentuk usaha yang dimiliki adalah milik perorangan dan non formal dan tidak memiliki asset bergerak. Sedangkan perbankan memiliki prinsip pembiayaan yang disebut 5 C : carracter, cappacity, capital, chorateral dan condition. Lengkapnya saya jelaskan lain kali ya. Adapun pembiayaan bagi ekonomi kreatif, diperoleh melalui sumber pembiayaan non perbankan diantaranya adalah investor, dana ventura maupun angel investor.
Pembiayaan Syariah
Hari Jumat, 22 September 2017 bertepatan dengan tanggal 2 Muharram 1439 H, Bekraf mengadakan acara Sharia Banking Business Matching di hotel Trans Studio Bandung. Acara yang diikuti 200 pelaku ekonomi kreatif ini menghadirkan 5 bank syariah, serta Mas Mono, pemilik rumah makan ayam bakar Mas Mono.
Berdasarkan paparan dari Bapak
Fadjar Hutomo, Direktur
Pembiayaan Bekraf, pembiayaan ekonomi kreatif oleh sektor perbankan baru 9%. Sisanya dari platform lain. Padahal potensi ekonomi kreatif cukup besar. Akan tetapi bentuk usaha di sektor ekonomi kreatif yang berbeda dengan sektor lain agak sulit dibiayai oleh bank konvensional. Contohnya pembiayaan film Iqro 2 oleh Bank BNI Syariah melalui pola wakaf produktif. Adapula sektor lain yang dibiayai melalui pola gadai dan juga musyarakah. Seperti contoh, ada nasabah bank yang ingin membiayai sektor usaha tertentu, di pembiayaan syariah dimungkinkan.
Pembiayaan Bekraf, pembiayaan ekonomi kreatif oleh sektor perbankan baru 9%. Sisanya dari platform lain. Padahal potensi ekonomi kreatif cukup besar. Akan tetapi bentuk usaha di sektor ekonomi kreatif yang berbeda dengan sektor lain agak sulit dibiayai oleh bank konvensional. Contohnya pembiayaan film Iqro 2 oleh Bank BNI Syariah melalui pola wakaf produktif. Adapula sektor lain yang dibiayai melalui pola gadai dan juga musyarakah. Seperti contoh, ada nasabah bank yang ingin membiayai sektor usaha tertentu, di pembiayaan syariah dimungkinkan.
Pada acara hari ini, terdapat 5 Bank Syariah yang hadir, yaitu Bank BRI Syariah, BNI Syariah, Mandiri Syariah, Bank Muamalat dan Panin Dubai. Kelima bank, memaparkan produk pembiayaan, mulai dari kur mikro syariah (BRI Syariah) hingga pembiayaan proyek bernilai milyaran yang merupakan produk unggulan Bank Panin Dubai. Bank BNI memiliki wakaf syariah, untuk beberapa usaha bersifat pemberdayaan. Bentuk pembiayaan dapat berupa modal kerja maupun investasi dengan nisbah yang kompetitif. Sedangkan secara akad, dapat disesuaikan, apakah dalam bentuk jual beli, pembiayaan maupun gadai.
Untuk mengajukam pembiayaan, secara spesifik masing-masing bank memiliki aturan yang berbeda, terapi secara umum, Bekraf
sudah membuat panduang singkat yag terdiri dari proposal dan kelengkapan administrasi. Secara umum, syarat pembiayaan syariah sebagai berikut :
1. Usaha harus yang halal dan tidak ada keraguan ataupun bercampurnya unsur-unsur non halala.
2. Proposal harus sesuai dengan kenyataan usaha dan tidak dibuat-buat.
3. Penuhi persyaratan sesuai prosedur
4. Pastikan usaha layak diberikan pembiayaan.
5. Ajukan pembiayaan sesuai kebutuhan dan tisak melwbihi omzet yang akan dicapai.
Untuk persyaratan administrasi yang harus dilengkapi :
1. Membuat proposal
2. Surat keterangan usaha/tanda daftar usaha mikro atau kecil/ ijin usaha mikro keci
3. Laporan keuangan 3-6 bulan terakhir
4. Profil singkat
5. Kontrak kerja atau MOU jika ada
6. Dokumen lain yang diperlukan sesuai permintaan bank.
Pada acara hari ini waktu yang disediakan untuk business matching tidak cukup, tetapi saya dapat info alamat kantor dari kelima Bank syariah. Siapa tahu ada yang memerlukan, dapat melihat daftar di bawah ini :
BRI Syariah
Jl. Taman Citarum No 4
Bandung
Bank BNI Syariah
Jl. Buah Batu No 157 c
Bandung
Bank Mandiri Syariah
Jl. Ir H Juanda No 24
Bandung
Bank Muamalat
Jl. Buah Batu No 276
Bandung
Bank Panin Dubai
Jl. Asia Afrika No 166-170'
Bandung
Kebutuhan pembiayaan jadi salah satu persoalan yang sering dihadapi ukm. Adanya peluang dari perbankan syariah menjadi alternatif solusi bagi ukm yang memerlukan pembiayaan tapi tidak ingin terkena riba. Hal ini masih jadi menjadi perdebatan, dan kembali pada keyakinan masing-masing. Seperti ucapan Pak Sigit dari Bank Syariah Mandiri, jika ingin mendapat pembiayaan dari Bank Syariah, jangan lupa menabung dan menggunakan jasa layanan perbankan syariah. Nah, sudah punya tabungan di Bank Syariah belum? Ayo nabung di Bank Syariah.
#Sharia #finance #bekraf #ekonomikreatif #pembiayaan #dayasaing #usahakecil #perbankansyariah #mudharabah #musyarakah #ijarah #wakafproduktif
COMMENTS